Madame dan Asia

Di kendaraan sepulang dari trip, saya ngobrol dengan madameĀ asli Prancis berusia lanjut yang sudah makan asam garam ketemu manusia. Salah satu topik yang menarik adalah pandangannya mengenai bangsa lain, terutama Asia. Lebih seperti curcol sih.
Madame ini pernah ketamuan dua cewek berkebangsaan Jepang dan ia jadi super pusing karena tidak tahu persis apa yang mereka mau. Kalau istilah bahasa Indonya mbulet, iya-iya, enggak-enggak. Anaknya kerja di Jepang selama bertahun-tahun dan beliau rada sebel karena setelah si anak berasimilasi di sana nada surat yang dulu hangat, ramah, penuh cinta sekarang berubah jadi super kaku, dingin, dan berjarak. Walaupun kalau bertemu nggak berubah.